Rabu, 05 Januari 2011

Internet

Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.

Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.

Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada dan melayani daerah Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet. Anda bisa menggunakan fasilitas dari Telkom seperti Telkomnet Instan, speedy dan juga layanan ISP lain seperti first media, netzip dan sebagainya.

Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau pornografi, informasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.

Internet ini memungkinkan pengguna komputer di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara saling mengirimkan email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.

Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu :
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.

Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan media konvensional.

Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :
•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat,
•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
•daya tampung meningkat,
•adanya standardisasi pembelajaran,
•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas

Selasa, 14 Desember 2010

Kejahatan Internet

Kejahatan dunia maya (inggris :cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, confidence fraud, penipuan identitas,, dll.

Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DOS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak danjudi online.

Adapun macam - macam kejahatan internet adalah :

CARDING
Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet. Sebutan pelakunya adalah Carder. Sebutan lain untuk kejahatan jenis ini adalah cyberfroud alias penipuan di dunia maya.

Menurut riset Clear Commerce Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas – AS , Indonesia memiliki carder terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania.

Sebanyak 20 persen transaksi melalui internet dari Indonesia adalah hasil carding. Akibatnya, banyak situs belanja online yang memblokir IP atau internet protocol (alamat komputer internet) asal Indonesia. Kalau kita belanja online, formulir pembelian online shop tidak mencantumkan nama negara Indonesia. Artinya konsumen Indonesia tidak diperbolehkan belanja di situs itu.

Menurut pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang seolah-olah hasil carding-nya dengan harga murah di channel. Misalnya, laptop dijual seharga Rp 1.000.000. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli mengirim uang ke rekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.

HACKING
Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. Hacker memiliki wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng.

Hacker Budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat, sehingga bisa “bocor”, agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.

CRACKING
Cracking adalah hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk cracker adalah hacker bertopi hitam (black hat hacker). Berbeda dengan carder yang hanya mengintip kartu kredit, cracker mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri sendiri.

Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, hacker lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan cracker lebih fokus untuk menikmati hasilnya.

Pekan lalu, FBI bekerja sama dengan polisi Belanda dan polisi Australia menangkap seorang cracker remaja yang telah menerobos 50 ribu komputer dan mengintip 1,3 juta rekening berbagai bank di dunia. Dengan aksinya, cracker bernama Owen Thor Walker itu telah meraup uang sebanyak Rp1,8 triliun. Cracker 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA itu tertangkap setelah aktivitas kriminalnya di dunia maya diselidiki sejak 2006.

DEFACING
Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain, seperti yang terjadi pada situs Menkominfo dan Partai Golkar, BI baru-baru ini dan situs KPU saat pemilu 2004 lalu. Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada pihak lain.

PHISING
Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.

SPAMMING
Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya. Yang paling banyak adalah pengiriman e-mail dapat hadiah, lotere, atau orang yang mengaku punya rekening di bank di Afrika atau Timur Tengah, minta bantuan netters untuk mencairkan, dengan janji bagi hasil.

Kemudian korban diminta nomor rekeningnya, dan mengirim uang/dana sebagai pemancing, tentunya dalam mata uang dolar AS, dan belakangan tak ada kabarnya lagi. Seorang rektor universitas swasta di Indonesia pernah diberitakan tertipu hingga Rp1 miliar dalam karena spaming seperti ini.

MALWARE
Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Di pasaran alat-alatkomputer dan toko perangkat lunak (software) memang telah tersedia antispam dan anti virus, dan anti malware .

Meski demikian, bagi yang tak waspadai selalu ada yang kena. Karena pembuat virus dan malware umumnya terus kreatif dan produktif dalam membuat program untuk mengerjai korban-korbannya.

Kamis, 08 April 2010

Ilmu Budaya Dasar dan Manusia

A.Tinjauan Tentang Ilmu Budaya Dasar

1. Pengantar

Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitism, yang berasal dari bahasa latin humanus yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities diharapkan seseorang bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus. Pengembangan Ilmu Budaya Dasar mengkaji tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari.

Dengan demikian dapat dikaitkan antara the humanities dengan nilai-nilai sebagai manusia berbudaya. Agar manusia lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus, manusia harus mempelajari ilmu humanities dengan tidak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai manusia. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan keanekaragaman yang tidak lepas dari ikatan-ikatan primodal, kesukuan, dan kedaerahan, sangat penting bagi kita untuk mempelajari Ilmu Budaya dasar ini, agar kita dapat lebih memahami dan lebih manusiawi dalam menghadapi berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam menjalani hidup sehari-hari.

2. Tentang Ilmu Budaya Dasar

Ilmu Budaya Dasar yang mengkaji tentang nilai-nilai tentang kebudayaan, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari, bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyatan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan.

Perbedaan antara The Humanities dan Ilmu Budaya Dasar adalah, Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inippun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni music, dll. Sedangkan Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya. Dengan kata lain Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

3. Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Tujuan dari mempelajari matakuliah ini untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri, Ilmu Budaya Dasar ini juga diharapkan agar manusia dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya, dan yang di tempatinya,memperluas pandangan hidup kita sebagai manusia tentang masalah kemanusiaan dan budaya.

B. Manusia dan Kebudayaan

1. Pengantar

Manusia di dunia ini memiliki keterkaitan terhadap kebudayaan yang ada sampai saat ini. Karena setiap kebudayaan dilahirkan dari seorang individu ataupun kelompok, kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari unsur-unsur besar maupun kecil yang merupakan bagian dari suatu kebetulan yang bersifat sebagai kesatuan. Masyarakat dan budaya dimanapun selalu dalam keadaan berubah, karena gerak kebudayaan adalah gerak manusia yang hidup di dalam masyarakat yang jadi wadah kebudayaan tadi.

2. Manusia

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh, dalam artian tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi, karena jika manusia meninggal, tubuhnya akan hancur, karena tanpa adanya jiwa yang menempati tubuh tersebut, jiwa merupakan roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.

Manusia juga merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya, kesempurnaan tersebut terletak pada adab dan budayanya, karena manusia diciptakan akal, perasaan, dan kehendak yang terdapat di dalam jiwa manusia. Dengan akal, manusia dapat menilai dan mempertimbangkan mana yang dikatakan baik, dan mana yang dikatakan buruk, kebenaran atau kesalahan, keindahan atau keburukan dan sebagainya. Dengan adanya perasaan, manusia mampu menciptakan kesenian, dan dengan adanya kehendak dari setiap manusia, manusia mampu menciptakan perilaku tentang kebaikan menurut moral.

Manusia sebagai makhluk yang biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi, dalam artian manusia sebagai makhluk hayati manusia dapat dipelajari dari segi anatomi, fisiologi atau faal, biokimia, psikobiologi, patologi, genetika, biodemografi, evolusi biologisnya, dan sebagainya. Sebagai makhluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segi kemasyarakatan, kekerabatan, psikologi sosial, kesenian, ekonomi, dan sebagainya.

Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya. Hidup manusia mempunyai tiga taraf, yaitu estetis, etis, dan religius. Dengan kehidupan estetis, manusia dapat menangkap dunia sekitarnya sebagai dunia yang mengagumkan dan mengungkapkannya kembali (karya) dalam bentuk lukisan, tarian, dan nyanyian yang indah. Dengan kehidupan etis, manusia dapat mengingkatkan kehidupan estetis dalam bentuk keputusan yang bebas dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Kebudayaan

Kebudayaan jika dikaji dari asal kata bahasa sansekerta berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah, jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai ‘segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya. Tiga dimensi wujud dari kebudayaan, yaitu

1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia, wujud ini disebut system budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusaat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya, atau dengan perkataan lain, dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan itu hidup.

2. Komplek aktivitas,. Wujud ini disebut sistem sosial. Sistem ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi, berhubungan, serta dalam bergaul, sistem ini bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi

3. Wujud sebagai benda, aktivitas dari manusia tidak terlpas dari interaksi dengan berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya. Kebudayaan ini disebut juga kebudayaan fisik, dari benda yang diam sampai benda yang dapat bergerak.

C. Kesimpulan

Dengan adanya mata kuliah soft skill Ilmu Budaya Dasar, diharapkan seseorang bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus. Karena dengan mengkaji tentang Budaya Dasar, Manusia, dan Kebudayaan seseorang dapat menghadapi berbagai macam masalah yang dihadapi. Keterkaitan manusia dengan budaya sangatlah erat, karena tanpa adanya manusia, tidak akan tercipta sebuah budaya, dan budaya yang diciptakan oleh manusia sangat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia tersebut. Hasil dari pemikiran manusia dapat dijadikan sebuah karya, Setiap hasil karya yang diciptakan manusia, masyarakat yang menggunakan karya tersebut sebagi alat, merupakan pemikiran, hasil karya, dan masyarakat yang terbentuk oleh kebudayaan yang diciptakan oleh manusia.